0
يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِى عَلَى دِينِكَ
Posted by Langit Senja
on
11:20 AM
أَحَسِبَ النَّاسُ أَنْ يُتْرَكُوا أَنْ يَقُولُوا آمَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُونَ
"Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi?" (QS. Al-Ankabuut:2)
Ujian itu bermacam-macam rupa dan warnanya. Bisa jadi merah kuning kelabu, atau hijau muda dan biru (?). Tidak. Kamu tidak bisa dikatakan lemah hanya karena ujian yang diberikan tentang cinta, tentang hati, tentang rasa yang berhubungan antara perempuan dan laki-laki. Cinta itu fitrah. Cinta itu suci. Beruntunglah bagi orang-orang yang bisa menjaga kesucian cinta tersebut. Hanya saja, ketika cinta itu tak lagi bisa dijaga, disitulah letak kesetiaan hatimu diuji. Kesetiaan antara memberikan hatimu kepadanya atau memasrahkan hatimu kepada-Nya; Sang Maha Pemilik cinta, Sang Maha Pencipta hati. Jatuh-bangunnya cinta ini berkali-kali membuatku jatuh ke sujud-sujud yang selalu kurindukan ketenangannya, lalu bangun untuk mengusap airmata, lalu kembali jatuh lagi ke sujud yang entah ke berapa. Ya. Tuhanku secemburu itu; aku dijatuhbangunkan oleh urusan dunia untuk membuatku sadar mengapa aku tak jatuh-bangun untuk-Nya pula. Tepatnya, hanya untuk-Nya.
Menjaga dan mempertahankan apa yang telah di istiqomahkan memang tidaklah mudah. Sungguh sangat tidak mudah. Jangankan soal cinta kepada manusia, bisa cinta dan istiqomah menjalankan ibadah sunnah saja sudah alhamdulillah. Namun percayalah, ketika kau sudah memutuskan untuk istiqomah, akan selalu ada jalan kemudahan yang ditunjukkan oleh Allah. Entah, suatu kebahagiaan tersendiri ketika ada yang berkata kepadaku; "keep istiqomah." Iya, anaknya emang mudah dibahagiain oleh hal-hal kecil wkwk.
Menjaga dan mempertahankan apa yang telah di istiqomahkan memang tidaklah mudah. Sungguh sangat tidak mudah. Jangankan soal cinta kepada manusia, bisa cinta dan istiqomah menjalankan ibadah sunnah saja sudah alhamdulillah. Namun percayalah, ketika kau sudah memutuskan untuk istiqomah, akan selalu ada jalan kemudahan yang ditunjukkan oleh Allah. Entah, suatu kebahagiaan tersendiri ketika ada yang berkata kepadaku; "keep istiqomah." Iya, anaknya emang mudah dibahagiain oleh hal-hal kecil wkwk.
Aku tak tahu ujian keimanan apalagi yang akan diberikan oleh Tuhanku. Yang ku tahu hanyalah Tuhanku telah berhasil membuatku sadar bahwa apapun ujiannya nanti, apapun yang terjadi nanti, yang harus ku lakukan hanyalah kembali menjatuhkan keningku di atas sajadah dan... pasrah.

Posting Komentar